{"id":1659,"date":"2024-04-30T03:13:20","date_gmt":"2024-04-30T03:13:20","guid":{"rendered":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/?p=1659"},"modified":"2024-04-30T03:45:39","modified_gmt":"2024-04-30T03:45:39","slug":"wenny-lumentut-minta-suaka-ke-kapolri-menko-polhukam-dan-bpn-kubu-lawannya-tanggapi-begini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/04\/30\/wenny-lumentut-minta-suaka-ke-kapolri-menko-polhukam-dan-bpn-kubu-lawannya-tanggapi-begini\/","title":{"rendered":"Wenny Lumentut Minta Suaka ke Kapolri, Menko Polhukam dan BPN. Kubu Lawannya Tanggapi Begini\u2026"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Manado<\/strong> &#8211; Sebuah surat yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) diposting di media sosial. Surat itu berisi &#8220;keluhan&#8221; tentang dua laporan polisi yang tengah dialaminya dan mencantumkan &#8216;<strong>Wenny Lumentut&#8217;, SE<\/strong>, mantan Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, sebagai pengirimnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Media ini kemudian berinisiatif mencari tahu kebenarannya, setelah membaca isi surat yang juga ditembuskan ke beberapa pejabat utama di lingkungan Markas Besar (Mabes) Polri itu.<br>Orang pertama yang dihubungi adalah Heivy Mandang, SH, kuasa hukum Wenny Lumentut dalam perkara perdata 380\/Pdt.G\/2022\/PN Tnn, dan juga dua laporan polisi yang dikeluhkan tersebut.<br>Namun, saat dihubungi per telepon pada Jumat (26\/4\/2024) pagi, kuasa hukum Wenny Lumentut itu, enggan memberikan keterangan kebenaran surat atau isinya seperti yang diposting di grup whatsapp itu, dan dilihat pada Kamis (25\/4\/2024) dengan caption &#8220;OM WL KE KAPOLRI LINKUM-1 dalam format pdf.<br>Ditanya apakah benar Wenny Lumentut adalah orang yang telah menyurat ke Kapolri seperti postingan akun bernama <em>~ivan<\/em> dengan nomor ponsel +628525547**** di sebuah grup WA, Heivy Mandang, SH, justru balik bertanya apakah wartawan telah minta izin terlebih dahulu pada kliennya, sambil menyambung, &#8220;Saya <em>no comment<\/em> ya, lagi sibuk, banyak <em>kerjaan<\/em>,&#8221; katanya dan langsung menutup pembicaraan. Dalam sebuah postingan di grup whatsapp, Kamis (25\/4\/2024), yang diunggah akun <em>~ivan<\/em>, surat tersebut tanpa nomor, namun diberi registrasi \/SP.LINKUM-WENNY LUMENTUT\/XI\/2023 tanpa tanggal dan hanya bulan November 2023, dan alamat pengirimnya tertulis &#8220;Jakarta&#8221; dengan perihal &#8216;Mohon Perlindungan Hukum&#8217;. Surat kepada Kapolri ini ditembuskan ke Waka Polri, Irwasum Polri, Kabareskrim Polri, Kadiv Propam Polri, Kapolda Sulut dan Dirtipidum Polri. Dalam surat yang beredar itu, &#8216;Wenny Lumentut&#8217; mencantumkan lima poin sebagai dasar pengaduannya, termasuk dua laporan polisi di Polda Sulut dan Mabes Polri yang dilaporkan <strong>Dra. Joulla Jouverzine Benu<\/strong> dan salah satu kuasa hukumnya, Arif Ridho Wegitama, SH. &#8216;Wenny Lumentut&#8217; pada surat yang beredar di grup <em>whatssapp<\/em> itu kemudian menguraikan &#8220;keluhannya&#8221; dalam empat poin utama dengan mengisahkan perjalanan perkara perdata 380\/Pdt.G\/2022\/PN Tnn dan juga dua laporan polisi itu. Pada poin kedua suratnya, &#8216;Wenny Lumentut&#8217; menyatakan, dua laporan polisi itu adalah kekeliruan proses hukum yang sudah mengganggu aktivitasnya serta merugikan dirinya. Namun, berita di media online <em>www.mediakontras.com<\/em> edisi Senin (29\/4\/2024), akhirnya membuka tabir itu. Wenny Lumentut memang minta perlindungan melalui surat ke sejumlah pejabat seperti disebutkan di atas, bahkan juga ke Biro Wasidik Polri. Tak hanya di kepolisian, dia bahkan menyampaikan keluhannya ke Menteri ATR\/BPN dan Menko Polhukam. Semua surat berisi keluhan tersebut, seperti tanda terima yang dikutip dari berita <em>www.mediakontras.com<\/em>, menunjukkan diserahkan pada tanggal 25 Maret 2024, lengkap dengan stempel\/cap instansi serta tanda tangan penerima.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"706\" data-id=\"1661\" src=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/1000194505.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1661\" srcset=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/1000194505.jpg 720w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/1000194505-300x294.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi hal itu, kubu Dra. Joulla Jouverzine Benu, yang digugat perdata oleh Wenny Lumentut di PN Tondano, maupun pelapor di kepolisian, justru mempersilahkan mantan Wakil Wali Kota dan caleg yang gagal ke DPR RI itu, menyurat ke manapun dan ke siapa saja. Dikonfirmasi Selasa (30\/4\/2024) pagi, kuasa hukum Dra. Joulla Joverzine Benu, <strong>Rielen Pattiasina, BSc, SH<\/strong>, hanya menanggapinya dengan santai. &#8220;Silahkan dan lebih bagus lagi. Saya sangat senang jika Wenny Lumentut melakukan itu. Dia kirim surat atau mengadu ke siapa saja, saya tidak gentar, karena saya yakin di pihak yang benar dan tetap mengandalkan Tuhan yang saya imani,&#8221; ujar advokat sarat pengalaman dari Kantor Hukum Rielen &amp; Partners, Law Office Advocates &amp; Legal Consultans Jakarta itu. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, Dra. Joulla Jouverzine Benu telah sangat siap meladeni segala upaya Wenny Lumentut itu, baik di perkara perdata maupun pidana. &#8220;Wenny jual, kami sangat siap membelinya,&#8221; ujarnya lagi. Perkara 380\/Pdt.G\/2022\/ PN Tnn ini telah diputus PN Tondano pada 9 November 2023 dan kemudian putusan banding oleh PT Manado pada 29 Januari 2024. Kini perkara itu sedang berproses kasasi di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. Hanya saja, seperti diberitakan, Dra. Joulla Jouverzine Benu juga menempuh langkah-langkah hukum lain, semisal memasukkan pengaduan ke Badan Pengawas (Bawas) MA pada 20 November lewat surat No. 020\/R&amp;P\/SPPS\/XI\/2023. Pengaduan ini kemudian ditindaklanjuti Bawas MA dengan meminta klarifikasi ke PN Tondano melalui surat yang ditandatangani Kepala Bawas MA, Sugiyanto, pada 28 Desember 2023. Tak hanya itu. Setelah laporannya di Polda Sulut masih dipending, menunggu selesainya kasus perdata, Dra. Joulla Joverzine Benu juga melaporkan Wenny Lumentut ke Bareskrim Mabes Polri, untuk perkara berbeda dengan yang dilaporkan di Polda Sulut. Hal-hal inilah yang mungkin membuat Wenny Lumentut minta perlindungan ke Kapolri, Kemeterian ATR\/BPN dan Menko Polhukam. &#8220;Jika kemarin <em>mainnya<\/em> di tempatnya dia (Sulawesi Utara), sekarang sudah di tempat saya (Jakarta). <em>Let&#8217;s play the game<\/em>. Katanya macan, <em>kok<\/em> sekarang mengeluh dan minta suaka,&#8221; pungkas Rielen Pattiasina menanggapi surat &#8216;Wenny Lumentut&#8217; itu. Belakangan, ketika dicek lagi pada Minggu (28\/4\/2024) sore, postingan soal surat &#8216;Wenny Lumentut&#8217; ke Kapolri itu sudah tak ada. Demikian pula dengan akun <em>~ivan<\/em> dengan nomor ponsel +628525547*, dari notifikasi di grup <em>whatssap<\/em> tersebut hanya tertulis &#8220;Kode keamanan Anda dengan ~ivan telah berubah. Ketuk untuk info selengkapnya&#8221;. Dan setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata yang bersangkutan sudah mendaftarkan nomor baru di platform itu.<br>&#8220;Kenapa Wenny Lumentut sebagai penggugat perkara perdata, yang kemudian menang di pengadilan tingkat pertama dan banding, dalam surat keluhannya itu mencantumkan perkara ini sebagai bahan pertimbangan,&#8221; ujar Rielen balik bertanya.<br>Soal laporan polisi di Polda, kata dia, itu hal berbeda dengan laporan di Bareskrim Polri. &#8220;Klien kami sah sebagai pemilik SHM tahun 2013 dan digugat Wenny dengan AJB tahun 2022, dan dia menang di PN dan PT. Meski dua putusan ini penuh dengan aroma tak sedap, tetap kami <em>ladenin kok<\/em> sesuai alur hukumnya,&#8221; tutur Rielen.<br>Sekarang, kata dia lagi, jika Wenny Lumentut merasa dirinya benar, hadapi saja proses hukumnya. &#8220;Kenapa (sekarang) minta perlindungan ke mana-mana, seakan-akan dia dizalimi. <em>Lho<\/em>, iya kan. Kami hanya melapor ke polisi tentang adanya tindak pidana yang diduga dilakukan Wenny Lumentut, seperti apa penanganannya, itu (menjadi) tugas kepolisian. Wenny <em>ladenin dong<\/em> dengan <em>gentle<\/em>,&#8221; papar Rielen.<br>Apa alasan Wenny Lumentut menyurat ke Kapolri dan lembaga lain di Jakarta dengan keluhan-keluhan seperti itu, hingga saat ini tak diperoleh konfirmasi yang jelas. Karena seperti diuraikan di atas, Heivy Mandang, SH, selaku kuasa hukumnya, menolak memberi keterangan.(<strong>dki<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado &#8211; Sebuah surat yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) diposting di media sosial. Surat itu berisi &#8220;keluhan&#8221; tentang dua laporan polisi yang tengah dialaminya dan mencantumkan &#8216;Wenny Lumentut&#8217;, SE, mantan Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, sebagai pengirimnya. Media ini kemudian berinisiatif mencari tahu kebenarannya, setelah membaca isi surat yang juga ditembuskan ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1660,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7,2,4],"tags":[65,83,45],"class_list":["post-1659","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-law-and-crime","category-nasional","category-news","tag-jolla-benu","tag-rielen-pattiasina","tag-wenny-lumentut"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/20240430_104148-scaled.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":1828,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/06\/18\/tanggapi-wenny-lumentut-yang-merengek-ke-bareskrim-mait-tak-ada-hubungan-pilkada-dan-proses-hukum\/","url_meta":{"origin":1659,"position":0},"title":"Tanggapi Wenny Lumentut yang &#8220;Merengek&#8221; ke Bareskrim, Mait : Tak Ada Hubungan Pilkada dan Proses Hukum","author":"Bang Santo","date":"June 18, 2024","format":false,"excerpt":"Jangan Tunda, Tangkap dan Segera Proses Manado - Aktivis anti korupsi dan praktisi hukum menilai, tak ada aturan yang dapat dijadikan dasar alasan bagi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menunda seluruh proses pemeriksaan atas laporan pidana terhadap Wenny Lumentut. Mereka berpandangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 ini tidak\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_082102-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":1938,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/07\/17\/mjks-sesuai-perpol-6-2023-kapolri-wajib-tolak-skck-wenny-lumentut\/","url_meta":{"origin":1659,"position":1},"title":"MJKS : Sesuai Perpol 6\/2023, Kapolri Wajib Tolak SKCK Wenny Lumentut","author":"Bang Santo","date":"July 17, 2024","format":false,"excerpt":"Manado- Makin dekatnya tahapan pendaftaran calon untuk pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Masyarakat Jaring Koruptor Sulut (MJKS) kembali mengingatkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar konsisten mematuhi Perpol No. 6 Tahun 2023 tanpa pandang bulu, termasuk terhadap Wenny Lumentut.Ketua MJKS Stenly Towoliu mengatakan, Pasal\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240716_100523-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":1880,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/07\/01\/warga-tomohon-wenny-lumentut-tak-gentlemen-ini-alasannya\/","url_meta":{"origin":1659,"position":2},"title":"Warga Tomohon : Wenny Lumentut tak Gentlemen. Ini Alasannya\u2026\u2026.","author":"Bang Santo","date":"July 1, 2024","format":false,"excerpt":"Tomohon - Sikap Wenny Lumentut yang bersikeras tak mengakui jika dirinya sedang dalam proses hukum di kepolisian dan bahkan mencitrakan di media tengah dikriminalisasi, dinilai sejumlah warga Tomohon sebagai seorang pengecut yang tak pantas menjadi pemimpin. Sejumlah warga mengungkapkan pernyataan Wenny Lumentut dalam pemberitaan di beberapa media online lokal berbasis\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/20240701_085915-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":1834,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/06\/19\/wenny-lumentut-kriminalisasi-diri-sendiri-dan-giring-kasus-hukum-ke-politik\/","url_meta":{"origin":1659,"position":3},"title":"Wenny Lumentut Kriminalisasi Diri Sendiri dan Giring Kasus Hukum ke Politik&#8217;","author":"Bang Santo","date":"June 19, 2024","format":false,"excerpt":"Manado - Tudingan sebuah media online berbasis di Kota Tomohon dan kemudian viral di medsos yang menyebut ada konspirasi terselubung antara istri Wali Kota Tomohon, Jeand'Arc Senduk-Karundeng dengan kuasa hukum Dra. Joulla Jouverzine Benu untuk mengkriminalisasi Wenny Lumentut, justru dinilai sebagai ekspresi kepanikan semata. Foto pertemuan antara Jeand'Arc Senduk-Karundeng dengan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/20240618_110301-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":1809,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/06\/13\/mungkinkah-ada-tuyul-di-bpn-tomohon-ini-misteri-di-balik-dokumen-tanah-di-tangan-wenny-lumentut\/","url_meta":{"origin":1659,"position":4},"title":"Mungkinkah Ada Tuyul di BPN Tomohon? Ini Misteri di Balik Dokumen Tanah di Tangan Wenny Lumentut","author":"Bang Santo","date":"June 13, 2024","format":false,"excerpt":"Manado - Misteri keberadaan warkah tanah milik Dra. Joulla Jouverzine Benu yang kemudian diketahui sudah berada di tangan Wenny Lumentut, terus dikuliti Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.Setelah memeriksa obyek tanah sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) 313 Talete tahun 2013, pada Desember 2023 lalu serta meminta keterangan berbagai pihak di\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG-20240229-WA0005-scaled.jpeg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":667,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/11\/02\/hakim-tunda-putusan-tergugat-tetap-optimis-gugatan-wenny-lumentut-ditolak\/","url_meta":{"origin":1659,"position":5},"title":"Hakim Tunda Putusan, Tergugat Tetap Optimis Gugatan Wenny Lumentut Ditolak","author":"Redaksi","date":"November 2, 2023","format":false,"excerpt":"Tondano - Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tondano, akhirnya menunda pembacaan putusan gugatan Wenny Lumentut, karena dua hakim anggota berhalangan. Sementara, kuasa hukum tergugat tetap optimis putusan itu akan adil sesuai bukti dan fakta-fakta di persidangan. \"Apapun putusan akhirnya, semua tinggal penilaian majelis hakim yang mulia,\" ujar Rielen Pattiasina,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/20231102_113707-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1659"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1659\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1666,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1659\/revisions\/1666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}