{"id":2263,"date":"2024-09-08T08:26:37","date_gmt":"2024-09-08T08:26:37","guid":{"rendered":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/?p=2263"},"modified":"2024-09-08T08:26:39","modified_gmt":"2024-09-08T08:26:39","slug":"dituding-lakukan-pelecehan-seks-rk-klarifikasi-begini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/09\/08\/dituding-lakukan-pelecehan-seks-rk-klarifikasi-begini\/","title":{"rendered":"Dituding Lakukan Pelecehan Seks, RK Klarifikasi Begini\u2026."},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Siklus-indonesia.id, Manado<\/strong> &#8211; Merasa nama baiknya telah dicemarkan dengan tuduhan melakukan pelecehan seks terhadap seorang anak perempuan, dan telah viral di media sosial, RK berniat membawa masalah itu ke polisi, melaporkan orang tua si anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Kejadian tersebut&nbsp; di Desa Kalasey Satu, pada Kamis (5\/8\/2024). Saat RK, warga setempat dilaporkan oleh seorang ibu inisial AP alias Amelia kepada Kepala Jaga 5 Desa dengan tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya AT, 10 tahun, pada sekitar pukul 14.00 Wita.<\/p>\n\n\n\n<p>Kejadian tersebut menjadi heboh setelah diviralkan ke media sosial (medsos) oleh beberapa orang yang hadir di rumah RK, saat kepala jaga bersama dua anggota polisi dan Babinsa Desa Kalsey Satu. Mereka datang meminta klarifikasi RK atas pengaduan AP itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut cerita RK, sore itu dia bersama istrinya sedang mengikuti ibadah Misa yang dipimpin Paus Fransiskus melalui siaran televisi di warung miliknya dan didatangi AT bersama seorang temannya bernama Boy (6), hendak membeli air mineral gelas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun saat dirinya mengambil barang yang diminta, AT meminta RK menggantinya dengan energen sachet. Saat RK memberikan satu bungkus, ternyata AT tidak memiliki uang dan meminta RK agar menggratiskannya. \u201d Kita ndak ada doi om Ben, kase bonus jo kwa (saya tak punya uang,\u201d kata RK menirukan permintaan AT.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendengar permintaan AT itu, RK dan istrinya langsung menyarakan pada AT sebaiknya jangan datang ke warung kalau tidak bawa uang. \u201c Lagipula AT sudah sering meminta di warung, dan beberapa kali diberikan oleh istri saya,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Merasa kecewa karena permintaannya tidak dituruti, AT segera duduk di depan warung sambil merengek dan memaksa RK untuk memberikan energen yang dimintanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat AT merengek di depan warungnya, RK segera menghampirinya dan berkata \u201cOm Ben ada ba jual ini, masa ngana cuma mo datang ba minta\u201d tutur RK mengisahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mengatakan itu, RK juga sempat menanyakan kepada AT, apakah anak tersebut&nbsp; pernah melihat orang yang mengambil uang receh yang disimpan RK di dalam dus. Mendengar pertanyaan RK, AT langsung beranjak dari tempat duduk, dan lari menuju rumahnya tanpa memberikan jawaban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBeberapa jam setelahnya, saat saya bersama istri sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti misa bersama Paus Fransiskus lewat live streaming, tiba-tiba datanglah Kepala Jaga 5, Tinus Kaluntas bersama dengan keluarga AT beserta dua orang yang diduga anggota Kepolisian dan Babinsa Desa Kalasey Satu,\u201d tutur Ruben.<\/p>\n\n\n\n<p>Maksud kedatangan merek untuk meminta klarifikasi mengenai apa yang telah dilaporkan&nbsp; AP. Sebelum memberikan keterangan, RK meminta kepada Kepala Jaga agar menghadirkan AP dan AT.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Jaga dan kedua orang yang menyertainya akhirnya mempertemukan RK dan AK sebagai pelapor.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat AT ditanya mengenai apa yang terjadi sebenarnya, menurut RK terkesan ada tekanan dari AP dari apa yang disampaikan pada anaknya. \u201cBicara jo Anabel, jangan sampe mama mo maso penjara,\u201d tutur RK menirukan perintah AP itu.<\/p>\n\n\n\n<p>RK dan istrinya&nbsp; juga meminta agar AT berbicara jujur dan tidak perlu takut, namun karena begitu kuatnya tekanan dari ibunya, dengan suara terbata-bata AT mengatakan bahwa benar saya telah melakukan pelecehan terhadapnya, dengan cara menindihnya di tempat duduk.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendengar keterangan AT itu, istrinya langsung membantahnya. \u201cBohong\u2026!! mana mungkin suami saya melakukan hal itu di depan saya, karena saya ada di dalam warung bersama dengan dia,\u201d papar RK lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun setelah ditanya apakah RK menyentuhnya, AT dengan tegas menjawab \u201cNdak, Om Ben nyanda pegang pa kita\u201d. RK sendiri mengandaikan akan seperti apa jadinya jika tuduhan itu benar, tubuhnya yang besar itu menindih\/menduduki AT, seorang bocah perempuan berbadan kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut RK, dari dialog itu saja sudah bisa dilihat banyak keterangan AT yang sangat berbelit-belit dan terkesan ada kebohongan karena takut ditekan ibunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Merasa tak melakukan apa yang dilaporkan itu, RK menganjurkan kepada keluarga AT agar segera membuat laporan resmi ke Polisi. \u201c Dan saya siap bertanggung jawab bila terbukti melakukan pelecehan. Namun jika ini hanyalah tuduhan dan fitnah, saya akan menuntut balik keluarga AT, terlebih khusus AP yang telah mencemarkan nama baik saya lewat media sosial, karena akibat perbuatan AP saya telah mengalami kerugian inmaterial serta nama baik keluarga saya telah tercemar,\u201d jelas RK.<\/p>\n\n\n\n<p>RK juga sangat menyesali perbuatan salah satu oknum Polisi dari Polsek Pineleng, yang telah melakukan siaran langsung saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeharusnya untuk menghormati azas praduga tak bersalah, janganlah buat siaran langsung di medsos karena laporan ini belum tentu kebenarannya. Mari kita sama-sama menghargai proses hukum yang akan ditempuh\u201d tandas RK yang dikenal baik dalam pergaulan sosial dan Gereja.(<strong>dkg<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siklus-indonesia.id, Manado &#8211; Merasa nama baiknya telah dicemarkan dengan tuduhan melakukan pelecehan seks terhadap seorang anak perempuan, dan telah viral di media sosial, RK berniat membawa masalah itu ke polisi, melaporkan orang tua si anak. Kejadian tersebut&nbsp; di Desa Kalasey Satu, pada Kamis (5\/8\/2024). Saat RK, warga setempat dilaporkan oleh seorang ibu inisial AP alias [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7,4],"tags":[176,177],"class_list":["post-2263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-law-and-crime","category-news","tag-dugaan-pelecehan-seks","tag-klarifikasi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000444435.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":628,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/10\/25\/terseret-dugaan-pelecehan-seksual-oknum-camat-batudaa-di-non-aktifkan-dari-jabatannya\/","url_meta":{"origin":2263,"position":0},"title":"Terseret Dugaan Pelecehan Seksual, Oknum Camat Batudaa di Non-aktifkan dari Jabatannya","author":"Redaksi","date":"October 25, 2023","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Gorontalo. \u2013 Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo merespon cepat dugaan pelecehan seksual yang menyeret Oknum Camat Batudaa dengan menon-aktifkan sang camat dari jabatannya, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Dr. Roni Sampir, M.Kes, Rabu (25\/10\/2023). Saat dihubungi Media Siklus-Indonesia.Id, Panglima ASN di Kabupaten Gorontalo tersebut membenarkan jika Oknum Camat Batudaa\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/WhatsApp-Image-2023-10-25-at-23.49.22.jpeg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":4062,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/06\/20\/permahi-gorontalo-ingatkan-kapolres-gorut-untuk-tidak-memberikan-penangguhan-penahanan-kepada-kades-limbato\/","url_meta":{"origin":2263,"position":1},"title":"PERMAHI Gorontalo Ingatkan Kapolres Gorut Untuk Tidak Memberikan Penangguhan Penahanan Kepada Kades Limbato","author":"Redaksi","date":"June 20, 2025","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Gorut - Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Gorontalo soroti dugaan kasus pelecehan anak dibawah oleh Oknum Kepala Desa di Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara. David Ahmad Kader DPC PERMAHI Gorontalo meminta KAPOLRES Gorontalo Utara untuk tidak memberikan penangguhan penahanan kepada oknum kades tersebut mengingat pengalaman 6 Orang\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250618-WA0079.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250618-WA0079.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250618-WA0079.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250618-WA0079.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":2578,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/10\/10\/komnas-perempuan-tindak-lanjuti-aduan-permahi-gorontalo\/","url_meta":{"origin":2263,"position":2},"title":"Komnas Perempuan Tindak Lanjuti Aduan PERMAHI Gorontalo","author":"Bang Santo","date":"October 10, 2024","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Nasional - Babak baru dari kasus Pemerkosaan anak dibawah umur dan Pelecehan di Gorontalo Utara. DPC PERMAHI Gorontalo Meminta KOMNAS Perempuan mengusut tuntas kasus tersebut sebab dewi keadilan telah mati di Bumi Gorontalo Utara. Moh Sahrul Lakoro Ketua Umum DPC PERMAHI Gorontalo melalui Adrianto Pasila selaku Sekretaris Umum DPC\u2026","rel":"","context":"In &quot;Nasional&quot;","block_context":{"text":"Nasional","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/nasional\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG-20241010-WA0039.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":2815,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/11\/21\/breaking-news-oknum-pimpinan-pusat-organisasi-mahasiswa-hukum-se-indonesia-dilaporkan\/","url_meta":{"origin":2263,"position":3},"title":"BREAKING NEWS! OKNUM PIMPINAN PUSAT ORGANISASI MAHASISWA HUKUM SE INDONESIA DILAPORKAN","author":"Bang Santo","date":"November 21, 2024","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, JAKARTA - Pada tanggal 27 Juni 2024, telah terjadi dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan\/atau Pelecehan Seksual dialami oleh Korban MS bertempat di Sekretariat salah satu Organisasi Mahasiswa Hukum yang berada di Jl. Belimbing No. 1, Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Kota Jakarta Timur. Adapun dugaan tindak pidana tersebut\u2026","rel":"","context":"In &quot;Nasional&quot;","block_context":{"text":"Nasional","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/nasional\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241121-WA0026.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241121-WA0026.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241121-WA0026.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241121-WA0026.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241121-WA0026.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":755,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/11\/14\/hampir-sebulan-dugaan-pelecehan-seksual-telah-dilaporkan-suslianto-kami-akan-datangi-polda\/","url_meta":{"origin":2263,"position":4},"title":"Hampir Sebulan Dugaan Pelecehan Seksual Telah Dilaporkan, Suslianto : Kami Akan Datangi Polda","author":"Redaksi","date":"November 14, 2023","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Gorontalo. - Dugaan kasus pelecehan seksual oleh Oknum Mantan Camat Batudaa MTA sudah hampr sebulan dilaporkan oleh Korban dan Kuasa Hukumnya ke pihak Polda Gorontalo untuk diproses hukum. Suslianto, SH., MH selaku Kuasa Hukum kepada media siklus-indonesia.id menyampaikan jika pihaknya akan mendatangi Polda Gorontalo guna berkordinasi dengan Penyidik dalam\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231114-WA0100.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231114-WA0100.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231114-WA0100.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231114-WA0100.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231114-WA0100.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":329,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/08\/13\/dugaan-penganiayaan-oleh-oknum-anggota-ditsamapta-polda-gorontalo-kuasa-hukum-kamis-sudah-buat-lp\/","url_meta":{"origin":2263,"position":5},"title":"Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota Ditsamapta Polda Gorontalo, Kuasa Hukum: Kami Sudah Buat LP","author":"Redaksi","date":"August 13, 2023","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Gorontalo. - Sejumlah Polisi yang ditengarai merupakan Anggota Polda Gorontalo pada waktu melakukan kegiatan Patroli Rutin diwilayah Kota Gorontalo, diduga telah melakukan tindakan penganiayaan dan\/atau pengeroyokan terhadap 3 (tiga) orang anak remaja berinisial RFG (16 tahun), MIP (16 tahun) dan MPA (19 tahun). Kejadian penganiayaan diduga dilakukan pada pukul\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-19.35.14.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-19.35.14.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-19.35.14.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-19.35.14.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/WhatsApp-Image-2023-08-13-at-19.35.14.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2263"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2263\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2265,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2263\/revisions\/2265"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}