{"id":3195,"date":"2025-02-04T12:32:22","date_gmt":"2025-02-04T12:32:22","guid":{"rendered":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/?p=3195"},"modified":"2025-02-04T12:32:28","modified_gmt":"2025-02-04T12:32:28","slug":"selama-kurun-3-bulan-terakhir-bareskrim-polri-ungkap-4-kasus-penyelundupan-ilegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/02\/04\/selama-kurun-3-bulan-terakhir-bareskrim-polri-ungkap-4-kasus-penyelundupan-ilegal\/","title":{"rendered":"Selama Kurun 3 Bulan Terakhir, Bareskrim Polri Ungkap 4 Kasus Penyelundupan Ilegal"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siklus-Indonesia.Id, Jakarta &#8211; Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penyelundupan mengungkap empat kasus impor ilegal selama periode tiga bulan terakhir. Penindakan ini dilakukan di daerah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cEmpat kasus penyelundupan berbagai jenis barang di Provinsi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan nilai barang sebesar Rp51.230.400.000 dan total nilai kerugian negara mencapai Rp64.257.680.000,\u201d ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Helfi Assegaf di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4\/2\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktur menjelaskan, untuk kasus pertama adalah penyelundupan tali kawat baja oleh PT Nobel Riggindo Samudra yang beralamat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kasus ini, penyidik menetapkan RH selaku Dirut perusahaan tersebut sebagai tersangka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menjalankan aksinya, tersangka menggunakan modus melakukan importasi tali kawat baja dari Korea Selatan, Portugal, India, dan Singapura, serta pembelian dari beberapa perusahaan dalam negeri dengan mengganti nomor pos tarif atau kode Harmonized System (HS) pada dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Seharusnya, kode HS diubah dari tali kawat baja menjadi batang kecil untuk menghindari pendaftaran barang wajib SNI dan tidak melakukan pembayaran Bea Masuk, PPH, PPN dan DM.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3197\" srcset=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-300x200.jpg 300w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-768x512.jpg 768w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0071-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cNilai barangnya sendiri sebesar Rp16,982 Miliar dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp21,56 Miliar,\u201d ungkap Direktur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut dijelaskannya, kasus kedua adalah penyelundupan rokok di pergudangan penyimpanan rokok Jl. Raya Jakarta KM 5, Kampung Parung, Serang Banten. Dalam kasus ini, penyidik menyita barang bukti berupa 511.648.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Direktur, dalam kasus penyelundupan rokok menggunakan modus menempelkan pita cukai atau tanda pelunasan cukai tidak sesuai dengan peruntukannya. Pita tanda pelunasan Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan isi 10 batang atau 12 batang ditempelkan pada Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan isi 20 batang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rokok-rokok yang ditemukan di lokasi pergudangan, ujarnya, dijual ke masyarakat seolah-olah pita cukainya sudah dilunasi dan seolah-olah rokok yang dilekatkan pita cukai tersebut sudah legal. Penjualan juga dilakukan dengan menawarkan melalui sales keliling dan melalui toko-toko kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan nilai barang sebesar Rp13.160.000.000 dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp26.280.000.000,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kasus ketiga, ungkap Direktur, adalah penyelundupan barang elektronik oleh PT Glisse Indonesia Asia. Dari pengungkapan ini, terdapat 2406 barang elektronik yang disita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkait modus operandi sendiri, dijelaskan bahwa perusahaan tersebut menjual Smart Tv, Digital Tv, Washing Mesin. Setrika Listrik, LED TV, Speaker, Tv rekondisi, Remote Tv, dll tanpa sertifikat SNI. Penjualan dilakukan di media sosial dengan total nilai barang Rp18.088.400.000 dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp5.617.680.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditambahkan Direktur, untuk kasus keempat adalah penyelundupan sparepart palsu R-4 jenis Honda, Suzuki, Mitsubishi, Toyota, Isuzu Daihatsu, Ford berupa Kampas Rem, Filter Oli, Filter Solar, Fun Cluth dan Thermoostat. Kemudian, Toko Sumber Abadi menjual kembali suku cadang tersebut ke toko-toko yang berada di wilayah Jakarta dengan barang senilai Rp3 Miliar dan mengakibatkan kerugian negara Rp10,8 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami menyita barang bukti 1.396 dus kampas rem berbagai merk (Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Isuzu, dan Ford), tiga mesin potong, empat mesin cetak, satu mesin lem press, dll,\u201d ujar Direktur. (HPG)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siklus-Indonesia.Id, Jakarta &#8211; Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penyelundupan mengungkap empat kasus impor ilegal selama periode tiga bulan terakhir. Penindakan ini dilakukan di daerah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. \u201cEmpat kasus penyelundupan berbagai jenis barang di Provinsi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan nilai barang sebesar Rp51.230.400.000 dan total nilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3196,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3195","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-law-and-crime"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250204-WA0070-scaled.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3750,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/05\/05\/bareskrim-polri-gagalkan-bisnis-ilegal-gas-subsidi-bernilai-miliaran-di-jawa-tengah-jawa-barat\/","url_meta":{"origin":3195,"position":0},"title":"Bareskrim Polri Gagalkan Bisnis Ilegal Gas Subsidi Bernilai Miliaran di Jawa Tengah &amp; Jawa Barat","author":"Redaksi","date":"May 5, 2025","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Jakarta - Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penyalahgunaan gas LPG 3 Kg bersubsidi di Semarang dan Karawang. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait kelangkaan di Semarang. Polisi menggerebek gudang ilegal di Semarang pada 29 April 2025, mendapati praktik penyuntikan gas 3 Kg ke tabung non-subsidi (5,5 Kg &\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250505-WA0017.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250505-WA0017.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250505-WA0017.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250505-WA0017.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250505-WA0017.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":5181,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/05\/06\/ditpolairud-polda-gorontalo-bongkar-penyelundupan-sianida-dari-filipina\/","url_meta":{"origin":3195,"position":1},"title":"Ditpolairud Polda Gorontalo Bongkar Penyelundupan Sianida dari Filipina","author":"Bang Santo","date":"May 6, 2026","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Gorontalo - Ditpolairud Polda Gorontalo berhasil mengungkap kasus penyelundupan bahan berbahaya jenis sianida yang diduga berasal dari Filipina melalui jalur laut di wilayah perairan Gorontalo Utara. Pengungkapan ini terjadi pada Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 01.40 WITA, saat tim Subdit Gakkum Ditpolairud bersama intelijen dan Bea Cukai Gorontalo\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0040.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0040.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0040.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0040.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG-20260506-WA0040.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4986,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/02\/20\/tebukti-bersalah-akbp-didik-resmi-dipecat-dari-polri\/","url_meta":{"origin":3195,"position":2},"title":"Tebukti Bersalah, AKBP Didik Resmi Dipecat dari Polri","author":"Bang Santo","date":"February 20, 2026","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Jakarta - Mantan Kapolres Bima Kota,\u00a0AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan)\u00a0Bareskrim Polri\u00a0usai menjalani sidang etik. Ia dijatuhi sanksi tegas berupa Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) setelah terbukti terlibat kasus penyalahgunaan narkoba dan dugaan penerimaan aliran dana haram miliaran rupiah. Penahanan dilakukan mulai Kamis, 19 Februari\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260220_174612_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260220_174612_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260220_174612_Opera.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Screenshot_20260220_174612_Opera.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":5063,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/03\/05\/polri-serahkan-rp581-miliar-aset-judi-online-ke-kejaksaan-berasal-dari-133-rekening\/","url_meta":{"origin":3195,"position":3},"title":"Polri Serahkan Rp58,1 Miliar Aset Judi Online ke Kejaksaan, Berasal dari 133 Rekening","author":"Bang Santo","date":"March 5, 2026","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji mengatakan penyerahan aset tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2013 tentang tata cara penyelesaian permohonan penanganan harta kekayaan dalam tindak pidana pencucian uang atau tindak pidana lainnya. \u201cDirektorat Siber Bareskrim Polri\u2026","rel":"","context":"In &quot;News&quot;","block_context":{"text":"News","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/news\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260305_205609_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260305_205609_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260305_205609_Opera.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260305_205609_Opera.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":2330,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/09\/18\/bareskrim-rampas-aset-milik-terpidana-narkoba-hendra-sabarudin-total-rp221-miliar\/","url_meta":{"origin":3195,"position":4},"title":"Bareskrim Rampas Aset Milik Terpidana Narkoba Hendra Sabarudin Total Rp221 Miliar","author":"Redaksi","date":"September 18, 2024","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menyita sejumlah aset milik terpidana narkoba Hendra Sabarudin (HS) sebesar Rp221 miliar dari kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal peredaran gelap narkotika. Pengungkapan kasus TPPU berkat kerjasama dengan Ditjen Pas Kemenkumham, PPATK dan BNN. Kabareskrim Polri\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240918-WA0022.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":4348,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/07\/14\/penyelundupan-miras-jenis-oplosan-di-kapal-km-sirimau-berhasil-digagalkan-pihak-polsek-kp3-laut-merauke\/","url_meta":{"origin":3195,"position":5},"title":"Penyelundupan Miras Jenis Oplosan di Kapal KM Sirimau, Berhasil Digagalkan Pihak Polsek KP3 Laut Merauke","author":"Redaksi","date":"July 14, 2025","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Merauke -Untuk menjaga gangguan kamtibmas diwiliyah pelabuhan, Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Laut KP3 Laut Merauke melakukan kegiatan patroli pemerikasaan barang bagi penumpang yang turun di pelabuhan. alhasil, dari pemeriksaan tersebut KP3 Laut dan Tim lain berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal saat KM Sirimau sandar di Pelabuhan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_20250714_131820_Samsung-Internet.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_20250714_131820_Samsung-Internet.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_20250714_131820_Samsung-Internet.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_20250714_131820_Samsung-Internet.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Screenshot_20250714_131820_Samsung-Internet.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3195"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3201,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3195\/revisions\/3201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3195"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3195"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}