{"id":3547,"date":"2025-03-28T05:42:02","date_gmt":"2025-03-28T05:42:02","guid":{"rendered":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/?p=3547"},"modified":"2025-03-28T05:42:04","modified_gmt":"2025-03-28T05:42:04","slug":"ketua-lingkungan-lecehkan-pegiat-adat-walikota-manado-diminta-bertindak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/03\/28\/ketua-lingkungan-lecehkan-pegiat-adat-walikota-manado-diminta-bertindak\/","title":{"rendered":"Ketua Lingkungan Lecehkan Pegiat Adat, Walikota Manado Diminta Bertindak"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>SIKLUS-INDONESIA.ID, MANADO : <\/strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Manado diminta lebih peduli terhadap beberapa situs budaya yang cenderung terlantar, mulai terhimpit bangunan ataupun perlakuan oknum aparat yang melecehkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Para pegiat budaya terus berupaya dengan inisiatif sendiri, melakukan pelestarian warisan leluhur Minahasa itu, antara lain melalui ritual upacara sebagai penghormatan kepada pendahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sangat disayangkan, seorang ketua lingkungan di Kelurahan Tikala Ares melecehkan para pengiat adat yang datang melaksanakan ritual di situs budaya Watu Sumanti yang terletak di Kelurahan Tikala Ares, Kota Manado.<\/p>\n\n\n\n<p>Peristiwanya terjadi beberapa lalu saat para pengiat budaya akan melakukan ritual mereka dan ditegur ML, ketua lingkungan setempat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"540\" height=\"656\" data-id=\"3549\" src=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/1000223499.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3549\" srcset=\"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/1000223499.jpg 540w, https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/1000223499-247x300.jpg 247w\" sizes=\"auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Menurut pengakuan Tonaas Petrus Kapele, salah seorang pegiat budaya, ML melarang ritual karena di situ akan dilaksanakan ibadah Pria Kaum Bapa.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ibu ini juga mengatakan bahwa di zaman modern saat ini kok masih ada yang begini. Perkataan ketua lingkungan ini sangat melukai hati dan integritas para pengiat adat budaya,&#8221; sesal Tonaas Petrus Kapele yang juga Tonaas di Waraney Waha.<\/p>\n\n\n\n<p>Petrus dan pegiat budaya Minahasa lainnya sangat menyesalkan pernyataan ketua lingkungan tersebut, karena situs ini sudah ada jauh sebelum maraknya pemukiman.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan Tonaas Petrus Kapele, Ketua MATA (Masyarakat Adat Tou Ares), Paul Parera, juga menyayangkan sikap arogan ML itu, di Situs Cagar Budaya yang telah menjadi aset Pemkot Manado melalui Dinas Kebudayaan yang dilindungi Undang Undang nomor 11 tahun 2010.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Harusnya ketua lingkungan yang merupakan bagian dari Pemkot Manado tahu dan memahami bahwa cagar budaya ini dilindungi Undang Undang. Kami minta Tim Pengawas Cagar Budaya turun melihat keadaan Situs Cagar Budaya Watu Sumanti ini. Pak Walikota harus menindak tegas ketua lingkungan lingkungan 1 ini,&#8221; beber Paul Parea dan Tonaas Petrus Kapele.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut keduanya okum ketua lingkungan itu telah meresahkan Masyarakat Adat Minahasa, sehingga perlu adanya punishment sebelum masyarakat adat turun ke jalan karena perkataannya yang telah melukai hati Para Legiat Adat.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Apalagi oknum itu telah menuduh melalui perkataannya bahwa keberadaan Watu Sumanti sebagai penyebab terjadinya bencana di Manado, karena situs itu adalah berhala. Ini sangat merendahkan kami,&#8221; tambah Paul dan Petrus.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat dikonfirmasikan mengenai ucapannya, tentang ujaran kebencian terhadap Adat istiadat Tou Minahasa, tutur keduanya, bukan menyadari kesalahan ucapannya tapi justru ML mengatakan:<br>&#8220;Peraturan kan dibuat untuk dilanggar.&#8221; &#8220;Suatu kalimat yang seharusnya tidak boleh diucapkan seorang aparatur pemerintahan,&#8221; tambah Paul Parera<strong>.(dkg)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIKLUS-INDONESIA.ID, MANADO : Pemerintah Kota (Pemkot) Manado diminta lebih peduli terhadap beberapa situs budaya yang cenderung terlantar, mulai terhimpit bangunan ataupun perlakuan oknum aparat yang melecehkan. Para pegiat budaya terus berupaya dengan inisiatif sendiri, melakukan pelestarian warisan leluhur Minahasa itu, antara lain melalui ritual upacara sebagai penghormatan kepada pendahulu. Namun, sangat disayangkan, seorang ketua lingkungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3548,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[1,4],"tags":[257,258,256],"class_list":["post-3547","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","category-news","tag-batu-sumanti","tag-pemkot-manado","tag-situs-budaya"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250328-WA0002-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":2778,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/11\/16\/mata-fokus-ke-e2l-hjp-ada-kaitan-history-dengan-ares\/","url_meta":{"origin":3547,"position":0},"title":"MATA Fokus ke E2L-HJP, Ada Kaitan History dengan Ares","author":"Bang Santo","date":"November 16, 2024","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Manado - Mencermati dinamika politik di Sulawesi Utara (Sulut) khususnya dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Masyarakat Adat Tou Ares (MATA) elah menetapkan Elly Engelbert Lasut dan Hanny Jost Pajouw (E2L-HJP) sebagai pilihan yang didukung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub). Salah satu pertimbangan utamanya adalah kapabilitas para kontestan, baik\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241115-WA0001.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241115-WA0001.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241115-WA0001.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241115-WA0001.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":2048,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/08\/09\/gerak-cepat-buser-polsek-tikala-ringkus-pelaku-penikaman\/","url_meta":{"origin":3547,"position":1},"title":"Gerak Cepat Buser Polsek Tikala Ringkus Pelaku Penikaman","author":"Bang Santo","date":"August 9, 2024","format":false,"excerpt":"Manado - Hanya kurang dari 24 jam, Tim Opsnal Polsek Tikala, Manado, Sulawesi Utara berhasil mengamankan SYP alias Sayang, pelaku penganiayaan\u00a0 di rumahnya di Kelurahan Buha lingkungan 1 Kecamatan Mapanget, Kota Manado. Dalam Laporan Polisi Nomor : LP\/B\/66\/VIII\/2024\/SPKT\/Polsek Tikala, Jumat (09\/08\/2024) yang ditujukan ke Kapolda Sulut disebutkan peristiwa tersebut terjadi\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240809-WA0003.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2086,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2024\/08\/14\/gercep-polsek-tikala-bekuk-pelaku-penganiayaan-dengan-sajam\/","url_meta":{"origin":3547,"position":2},"title":"Gercep, Polsek Tikala Bekuk Pelaku Penganiayaan dengan Sajam","author":"Bang Santo","date":"August 14, 2024","format":false,"excerpt":"Manado - Tak menunggu lama, gerak cepat (gercep) Tim Opsnal Polsek Tikala berhasil mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) di Kelurahan Tingkulu Lingkungan Dua, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP\/B\/67\/VIII\/2024\/SPKT\/Polsek Tikala, Selasa tanggal 13 Agustus 2024, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05 .00\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240814-WA0004.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240814-WA0004.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240814-WA0004.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240814-WA0004.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/IMG-20240814-WA0004.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4038,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/06\/18\/diduga-serobot-tanah-warga-walikota-manado-terancam-dilapor-ke-polda\/","url_meta":{"origin":3547,"position":3},"title":"Diduga Serobot Tanah Warga, Walikota Manado Terancam Dilapor ke Polda","author":"Bang Santo","date":"June 18, 2025","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA, MANADO \u2013 Wali Kota Manado Andrei Angouw terancam dilapor ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), tersangkut dugaan penyerobotan tanah milik warga dan penyalahgunaan kewenangan. Selain wali kota, pemilik lahan juga memastikan melapor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado, Johny Suwu, serta perangkat Kelurahan Bumi\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/20250618_230133-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":3075,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/01\/07\/baru-dilantik-akp-jemmy-worang-tancap-gas-demi-kondusif-wilayah-tikala-paal-dua\/","url_meta":{"origin":3547,"position":4},"title":"Baru Dilantik, AKP Jemmy Worang Tancap Gas Demi Kondusif Wilayah Tikala-Paal Dua","author":"Bang Santo","date":"January 7, 2025","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, Manado - Usai dilantik Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait sebagai Kapolsek Tikala, AKP Jemmy Worang langsung tancap gas demi menjaga suasana kondusif di kawasan Tikala dan Paal Dua yang menjadi wilayah kerjanya. Upacara serah terima jabatan (sertijab) AKP Jemmy Worang itu dilaksanakan bersamaan dengan Kasatlantas dan Kapolsek Pelabuhan,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250107-WA0002.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":3702,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/04\/26\/tumbangkan-pemkot-manado-di-sengketa-keterbukaan-informasi-proyek-lsm-anti-korupsi-menang-di-ma\/","url_meta":{"origin":3547,"position":5},"title":"Tumbangkan Pemkot Manado di Sengketa Keterbukaan Informasi Proyek, LSM Anti Korupsi Menang di MA","author":"Bang Santo","date":"April 26, 2025","format":false,"excerpt":"SIKLUS-INDONESIA.ID, MANADO - Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia memutuskan menolak permohonan kasasi yang diajukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado dalam perkara sengketa keterbukaan informasi publik melawan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Anti Korupsi (RAKO). Perkara bernomor 218 K\/TUN\/KI\/2025 itu bermula dari gugatan yang diajukan di\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/20250403_173045-1-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3547"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3553,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3547\/revisions\/3553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}