{"id":4921,"date":"2026-01-30T23:56:14","date_gmt":"2026-01-30T23:56:14","guid":{"rendered":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/?p=4921"},"modified":"2026-01-30T23:56:16","modified_gmt":"2026-01-30T23:56:16","slug":"dari-dapur-negara-ke-medan-perang-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/01\/30\/dari-dapur-negara-ke-medan-perang-asing\/","title":{"rendered":"Dari Dapur Negara ke Medan Perang Asing"},"content":{"rendered":"<p>Siklus-Indonesia &#8211; Pernyataan pemerintah yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibanding penciptaan lapangan kerja, sebagaimana diberitakan media, patut dipahami sebagai pilihan arah kebijakan, bukan sekadar perbedaan teknis pembangunan. Namun pilihan tersebut membuka ruang kritik yang sah, terutama ketika dihadapkan pada realitas sosial berupa menyempitnya kesempatan kerja dan munculnya fenomena warga negara Indonesia yang masuk dinas militer negara asing untuk memperoleh penghidupan.<\/p>\n<p>Fenomena tersebut tidak dapat serta-merta disimpulkan sebagai persoalan loyalitas kebangsaan atau pelanggaran hukum semata. Dalam konteks sosial-ekonomi, ia lebih tepat dibaca sebagai indikator tekanan struktural yang dihadapi sebagian warga negara. Ketika kesempatan kerja terbatas dan jaminan hidup layak sulit dijangkau, sebagian individu terdorong mencari alternatif penghidupan di luar jalur yang lazim, termasuk pilihan-pilihan ekstrem.<\/p>\n<p>Konstitusi Indonesia memberikan kerangka yang jelas dalam membaca persoalan ini. Pasal 27 ayat (2) UUD 1945 menjamin hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Norma tersebut menempatkan penciptaan lapangan kerja sebagai kewajiban konstitusional negara, bukan sekadar preferensi kebijakan. Dalam kerangka ini, pekerjaan berfungsi bukan hanya sebagai sumber pendapatan, tetapi juga sebagai penopang martabat, stabilitas sosial, dan ikatan antara warga dan negara.<\/p>\n<p>Program MBG memiliki tujuan yang sah dalam konteks pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, ketika program tersebut diposisikan sebagai lebih mendesak daripada penciptaan lapangan kerja, muncul risiko pergeseran orientasi pembangunan. Bantuan sosial yang bersifat konsumtif, betapapun pentingnya, tidak dapat menggantikan fungsi struktural pekerjaan sebagai fondasi kesejahteraan jangka panjang.<\/p>\n<p>Situasi menjadi problematis ketika negara, di satu sisi, menunda prioritas penciptaan kerja, namun di sisi lain menegaskan sanksi hukum terhadap WNI yang masuk dinas militer negara asing. Pendekatan yang menitikberatkan pada penegakan loyalitas, tanpa diimbangi pemenuhan hak dasar secara memadai, berpotensi melahirkan ketegangan antara kewajiban warga negara dan tanggung jawab negara.<\/p>\n<p>Fenomena WNI dalam dinas militer asing seharusnya mendorong evaluasi kebijakan ketenagakerjaan secara menyeluruh, bukan semata respons hukum yang reaktif. Selama struktur ekonomi nasional belum mampu menyediakan kesempatan kerja yang adil dan bermartabat, pilihan-pilihan ekstrem akan tetap muncul sebagai konsekuensi sosial yang tidak terhindarkan.<\/p>\n<p>Negara kesejahteraan tidak diukur dari besaran bantuan yang didistribusikan, melainkan dari kemampuan negara menciptakan kesempatan hidup yang berkelanjutan. Bantuan sosial berperan sebagai jaring pengaman, bukan pengganti keadilan struktural. Tanpa penciptaan lapangan kerja yang memadai, kebijakan bantuan hanya akan meredam gejala, bukan menyelesaikan persoalan.<\/p>\n<p>Ketika negara semakin fokus pada fungsi distribusi, sementara sebagian warganya mencari penghidupan hingga ke medan perang asing, kritik yang patut diajukan bukan kepada pilihan individu semata, melainkan pada arah kebijakan publik. Rakyat tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan hari ini, tetapi juga jaminan masa depan yang layak.<\/p>\n<p>Dalam negara hukum, jaminan tersebut bermula dari satu prinsip mendasar yaitu hak atas pekerjaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siklus-Indonesia &#8211; Pernyataan pemerintah yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibanding penciptaan lapangan kerja, sebagaimana diberitakan media, patut dipahami sebagai pilihan arah kebijakan, bukan sekadar perbedaan teknis pembangunan. Namun pilihan tersebut membuka ruang kritik yang sah, terutama ketika dihadapkan pada realitas sosial berupa menyempitnya kesempatan kerja dan munculnya fenomena warga negara Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opinion"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260131-WA0001.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4838,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/10\/08\/bjorka-propaganda-dan-perdagangan-data-antara-keamanan-siber-dan-manipulasi-isu-ekonomi\/","url_meta":{"origin":4921,"position":0},"title":"Bjorka, Propaganda, dan Perdagangan Data: Antara Keamanan Siber dan Manipulasi Isu Ekonomi","author":"Redaksi","date":"October 8, 2025","format":false,"excerpt":"Oleh: Moh Sahrul Lakoro (Ketua Umum DPC PERMAHI Gorontalo) Siklus-Indonesia.Id, agorontalo - Nama Bjorka kembali menghantui ruang digital Indonesia. Sosok misterius yang kerap mengklaim kebocoran data pemerintah ini menjadi fenomena tersendiri. Setiap kali muncul, publik panik, media ramai, dan pemerintah sibuk menenangkan situasi dengan janji memperkuat sistem keamanan siber nasional.\u2026","rel":"","context":"In &quot;Opinion&quot;","block_context":{"text":"Opinion","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/opinion\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0000.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0000.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0000.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0000.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251008-WA0000.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":1133,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/12\/18\/peranan-sosiologi-hukum-dalam-masyarakat-sebagai-kontrol-sosial\/","url_meta":{"origin":4921,"position":1},"title":"Peranan Sosiologi Hukum dalam Masyarakat Sebagai Kontrol Sosial","author":"Bang Santo","date":"December 18, 2023","format":false,"excerpt":"Penulis : Clarita Nender, S.H. (Mahasiswa Pascasarjana UNIVERSITAS NEGERI MANADO 2023) Indonesia sebagai Negara Hukum yang berarti semua masyarakat harus tunduk dan taat terhadap aturan-aturan Perundang-Undangan yang berlaku, di dalamnya Sosiologi Hukum memiliki peranan yang penting untuk mengatur serta manata perilaku Masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Realita sosial yang\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231218-WA0002.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":4884,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/01\/20\/mk-tegaskan-perlindungan-hukum-profesi-wartawan-karya-jurnalistik-tak-bisa-dipidana\/","url_meta":{"origin":4921,"position":2},"title":"MK Tegaskan Perlindungan Hukum Profesi Wartawan, Karya Jurnalistik Tak Bisa  Dipidana","author":"Bang Santo","date":"January 20, 2026","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil yang diajukan Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) terhadap Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers). Putusan ini menegaskan bahwa wartawan tidak dapat serta-merta dijerat sanksi pidana maupun perdata atas karya jurnalistik yang dijalankan secara sah dan\u2026","rel":"","context":"In &quot;News&quot;","block_context":{"text":"News","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/news\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260120_155412_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260120_155412_Opera.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260120_155412_Opera.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260120_155412_Opera.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot_20260120_155412_Opera.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":418,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2023\/08\/24\/pertemuan-ammtc-ke-17-di-labuan-bajo-gerbang-polri-dan-asean-jaga-kawasan-dari-kejahatan-transnasional\/","url_meta":{"origin":4921,"position":3},"title":"Pertemuan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, Gerbang Polri dan ASEAN Jaga Kawasan dari Kejahatan Transnasional","author":"Redaksi","date":"August 24, 2023","format":false,"excerpt":"Pertemuan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo, Gerbang Polri dan ASEAN Jaga Kawasan dari Kejahatan Transnasional","rel":"","context":"In &quot;Nasional&quot;","block_context":{"text":"Nasional","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/nasional\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Picsart_23-08-24_12-41-44-297.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":3443,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2025\/03\/21\/pemerintah-prancis-puji-gerak-cepat-polri-tangkap-penjambret-warganya\/","url_meta":{"origin":4921,"position":4},"title":"Pemerintah Prancis Puji Gerak Cepat Polri Tangkap Penjambret Warganya","author":"Redaksi","date":"March 21, 2025","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.Id, Jakarta - Atase Kepolisian Kedubes Prancis di Jakarta, Commandant De Police Chassot, memuji kerja Polri yakni Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yang dinilai merespons cepat kasus penjambretan yang menimpa warga Prancis dan anaknya di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara (Jakut). Dia menekankan keamanan warga Prancis menjadi hal penting bagi\u2026","rel":"","context":"In &quot;Law and Crime&quot;","block_context":{"text":"Law and Crime","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/law-and-crime\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250321-WA0027.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250321-WA0027.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250321-WA0027.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250321-WA0027.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250321-WA0027.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4945,"url":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/2026\/02\/05\/sambut-hari-pahlawan-ditbinmas-polda-pbd-bersama-sahabat-polisi-dan-pemuda-tanimbar-gelar-kerja-bakti\/","url_meta":{"origin":4921,"position":5},"title":"Sambut Hari Pahlawan, Ditbinmas Polda PBD Bersama Sahabat Polisi dan Pemuda Tanimbar Gelar Kerja Bakti","author":"Bang Santo","date":"February 5, 2026","format":false,"excerpt":"Siklus-Indonesia.com, Sorong - Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2025, Direktorat Bimbingan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Papua Barat Daya bersama Sahabat Polisi Kota Sorong dan Himpunan Pemuda Tanimbar Kota Sorong melaksanakan kegiatan kerja bakti di Kelurahan Klawuyuk, RW 02 RT 1, 2, 3, dan 4, Kompleks KPR PAM Perumnas, Sabtu\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/siklus-indonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260205-WA0005-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4926,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4921\/revisions\/4926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siklus-indonesia.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}