Sun. Aug 9th, 2026

Siklus-Indonesia.id – Suatu kebanggaan tercipta dalam acara khidmat yang digelar di wilayah Bekasi. TB Rahmad Sukendar, Ketua Umum BPI KPN PA RI, resmi menerima anugerah gelar kehormatan Doctor Honoris Causa, sekaligus dikukuhkan memegang amanah sebagai Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ilmu Jurnalistik Nasional (STIJNAS).

Penyerahan lambang kehormatan dan penandatanganan pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Rektor STIJNAS, H. Qodiran, bersama Pimpinan Kampus STIJNAS, H. Dadang Budiman, disaksikan jajaran pimpinan, tenaga pendidik serta perwakilan mahasiswa.

Pihak kampus menegaskan, penghargaan ini bukan diberikan secara sembarang. Penilaian mendalam telah dilakukan, melihat dedikasi panjang dan kinerja TB Rahmad Sukendar saat memimpin organisasi BPI KPN PA RI, kegigihannya membimbing dan melahirkan generasi muda yang tangguh menjadi kader berharga bagi bangsa, serta keaktifannya bergerak dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat luas.

Saat memberikan sambutan usai dikukuhkan, TB Rahmad Sukendar tampak tulus menyampaikan perasaan syukur dan bangganya.

“Saya bersyukur dan bangga atas kepercayaan besar yang diberikan STIJNAS kepada saya. Selama ini BPI yang kami pimpin telah melahirkan banyak kader yang kini sukses dan memberi manfaat bagi bangsa. Penghargaan dan amanah baru ini bukanlah tanda berhenti, melainkan dorongan kuat agar saya dan kami semua terus bergerak, berkarya, dan memberi manfaat yang lebih luas lagi,” ucapnya penuh harapan.

Rektor STIJNAS, H. Qodiran, menjelaskan alasan pihak kampus memilih tokoh ini. “Beliau memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kokoh, terbukti dapat dipercaya dan membawa dampak positif ke mana saja berkiprah. Kami yakin kehadiran beliau sebagai Dewan Pembina akan mempererat jembatan kerja sama antara kampus dengan dunia organisasi dan masyarakat, khususnya dalam mengembangkan ilmu jurnalistik, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengembangkan kegiatan pengabdian sosial. Semoga membawa semangat baru yang menyegarkan bagi seluruh civitas akademika,” ungkap H. Qodiran.

Melengkapi pernyataan itu, Pimpinan Kampus H. Dadang Budiman menambahkan bahwa pemberian penghargaan ini adalah wujud penghormatan tulus kampus kepada tokoh yang terbukti berintegritas tinggi dan memiliki karya nyata, bukan sekadar nama.

Melalui pengukuhan ini, STIJNAS menaruh harapan besar: dapat memperluas jaringan kemitraan yang bermanfaat, membuka peluang belajar dan berkarya lebih luas bagi mahasiswa, serta semakin kokoh menjalankan tugas mulia mencetak calon jurnalis yang tidak hanya cakap secara ilmu pengetahuan, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab dan etika profesi.

Di akhir acara, suasana terasa hangat dan penuh harapan. Sebuah langkah baru telah dimulai, menyatukan pengalaman tokoh berpengalaman dengan semangat muda kampus, demi tumbuhnya generasi penyiar kebenaran yang andal dan bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

Apakah alur cerita, nada penyampaian serta penekanan makna penghargaan dan amanah sudah sesuai yang Anda inginkan? Bisa saya sesuaikan lagi jika ada bagian yang ingin diperdalam atau diperhalus. (TBGS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *